Gedung Enam Lantai Tiga


Misteri bukit di belakang sekolah
April 3, 2008, 7:39 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

Terdengar seperti kisah doraemon….tapi lebih dari itu, ini adalah satu kisah kenangan jaman es de yang sempat terlupa……..dan sekarang terasa konyol saat diingat….

di sebelah SD dahulu ada sebuah lorong yang bernama aneh…namanya LORONG GAJAH MATI…..memang nama lorong itu terdengar biasa saja kalo terdengar sekarang…tapi…untuk sebuah komunitas anak SD yang NAJONG…..nama seperti itu, dengan di tambahi bumbu2 mistis gak jelas bisa tiba2 membuat kehebohan yang gak masuk akal….

mulai dari kisah bisikbisik bahwa di lorong itu dahulunya, gak tau kapan, masa purbakala kali ya, ada ditemukan gajah yang mati……*kayaknya yang ini cerita reka dari salah satu anak SD yang kurang kreatif de…hehhehehe*….

…sampai reka-reka bahwa satu pohon yang terlihat jauh dari pandangan kalo kita berdiri di belakang sekolah dari lorong gajah mati itu adalah pohon keramat….sampai-sampai saat aku dengan lugunya menunjuk pohon tersebut sambil bilang “yang mana sih????yang itu ya?!!!”….*saat kecil selalu berbahasa indonesia karena kebiasaan di rumah dulu* temen2ku pada teriak “jangan ditunjukee!!!!!!!!!!!!…gek telunjuk kau bonyok” plus aksen palembang yang kental…..beberapa jam kemudian, aku semepet takut…..tapi alhamdulilah itu gak kejadian….

memang ketakutan itu terkadang gak mengherankan, secara gak seberapa jauh dari kompleks SD yang padat terisi 7 SD sekaligus (4 Pagi, 3 siang) itu terdapat kuburan cina lama yang kalo lewat di sana, aku yang versi kecil itu, agak ngeri karena di kuburan cina lama itu masih ada patung2, ditumbuhi lumut dan semak, dekat dengan kesan angker…..

apa lagi yang terjadi dengan bukit belakang sekolah itu?????

suatu pagi yang kayaknya cerah dan biasa-biasa saja, anak satu sekolah kembali meributkan pohon di atas bukit yang terlihat dari kejauhan itu, pagi2 semua berduyun2ke  belakang sekolah….semua gak berani tunjuk tangan…….ada beberapa kejadian waktu itu, berikut akan saya list satu persatu:

ternyata dari pohon di atas bukit itu muncul asap……beberapa anak yang berkumpul di sana, yang rumahnya gak begitu jauh dari sekolah, berceloteh heboh kalo semalem ada sinar yang mengarah ke pohon itu…..(yach…eniwey…..halilintar kali ya…)…….beberapa lainnya yang sepertinya terpengaruh komik husin dan asta di BOBO bilang kalo di bukit itu “ado nenek sihirnyo”….walaaaahhhhhh……

entah si dian kecil ini, apa yang di arasakan waktu itu ya……pengennya siy gak percaya…tapi semua kiri kanan begitu heboh….dan…OK lah, kata dalam hatiku waktu itu…..lets say semua itu benar dan aku mencoba ngeri…..dan…hehehhehehe….aku pun kengerian sendiri…..

anak-anak yang bergerumul semakin ramai….teriakan untuk tidak menunjuk ke arah bukit dan pohon itu bergema dimana-mana….yaelah….najisnya…….dan bubarlah semua gerombolan itu karena lonceng berbunyi…..murid2 SD masuk ke kelas dan belajar seperti biasa dengan rajin dan nakalnya…..begitu seterusnya sampai mereka lulus….mereka masuk SMP, SMA, kuliah, kerja, dan mengingat kisah SD tadi sebagai suatu kekonyolan……

ikkikikkiikiikikikiii……..

masa-masa SD yang begitu polosnya……dan sekarang setiap kembali melewati komplek SD dan lorong GAJAH MATI nya…kenangan tentang kekonyolan bersama teman SD kembali lagi……ehheheheheheh…….


& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

:) )
oo mak gitu ceritonyo..
koq baru tau sekarang yeh? :D

pas esde jarang lewat situ.. cuma kelas 5 samo 6 di sd itu.. sering lewat lorong sebelah sikok lagi.. maklum ado rumah gebetan di sano hehehe

hayoh cerito lagi tentang nostalgila masa esde..

Komentar oleh andaluzzia

Anak kurang kreatif itu pasti bernama Mahar. *Kikiki*

Komentar oleh Agung




Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>